Tips Rahasia Membuat Lilin jadi Tahan Lama

Lilin tahan lama

Pada dasarnya sebuah lilin bisa bertahan kurang lebih selama tiga sampai lima jam, namun ada bebrapa cara yang bisa dilakukan agar lilin bisa bertahan lebih lama beberapa jam sampai benar-benar mati. Membuat lilin dapat bertahan lebih lama tentu membuat pemakaian lilin menjadi lebih hemat.

Hal yang paling penting diperhatikan untuk membuat lilin lebih tahan lama adalah posisi dan kondisi ketika menyalakannya. Penting untuk memperhatikan posisi lilin benar-benar tegak lurus saat dinyalakan dan kondisi lilin tersebut tidak terpengaruh oleh angin yang membuat api lilin meliuk-liuk. Berikut adalah tips agar lilin Anda bisa bertahan lebih lama.

  1. Sumbu Lilin
    Untuk membuat lilin jadi tahan lama, hal pertama yang diperhatikan selalu lihat sumbu lilin ketika sebelum menghidupkan. Ukur menurut perkiraan, panjang sumbu yang ideal untuk menghidupkan lilin adalah 1,5 cm. Bila sumbu terlalu panjang, potonglah dan singkirkan sisa lilin yang menutupi sumbu. Ini akan mencegah nyala lilin berasap dan pembakaran yang tidak merata, hal ini dapat mengakibatkan nyala api tiba-tiba membesar.
  2. Gosok Lilin dengan Sabun
    Tips kedua untuk membuat lilin tahan lama adalah dengan menggosokkan lilin pada sabun batang secara merata, setelah digosok lilin tersebut kemudian didiamkan selama kurang lebih lima menit baru dinyalakan. Hal ini dapat memperlambat lelehan lilin saat dinyalakan. Anda juga bisa mencoba tips ini dengan sabun cair cuci piring, caranya lilin tersebut di rendam kedalam cairan sabun yang kental. Namun jangan lupa hindari sumbunya ikut terendam.
  3. Simpan Lilin di Freezer
    Tips ketiga agar lilin tahan lama adalah memasukkannya ke dalam lemari es atau freezer selama kurang lebih tiga jam sebelum digunakan. Hal ini dapat membuat lilin jadi lebih tahan lama dan tidak cepat meleleh.
  4. Rendam dengan Air Garam
    Tips terakhir membuat lilin lebih tahan lama adalah merendamnya di dalam air garam. Cara ini sedikit memerlukan waktu kurang lebih dua minggu. Namun cara ini dipercaya paling efektif untuk membuat lilin jadi tahan lama dan tidak gampang meleleh.

Itulah beberapa tips membuat lilin tahan lebih lama. Meskipun lilin-lilin ini bisa bertahan lebih lama, jangan lupa untuk selalu menjauhkan lilin dari benda-benda yang mudah terbakar untuk menghindari kebakaran saat lilin menjadi pendek dan sudah hampir habis sumbunya.

Manfaat Lilin Aromaterapi yang Jarang Diketahui Untuk Tubuh

Lilin Aromaterapi

Banyak orang belum mengetahui manfaat lilin aromaterapi bagi kesehatan tubuh, terutama dampak positif yang dapat diberikan seperti menghilangkan stres, meningktakan kualitas tidur hingga mengobati masalah pernapasan. Hal ini sudah dipercaya lebih dari ribuan tahun oleh berbagai budaya di selurug dunia.

Banyak penelitian dari ahli dan juga orang-orang membuktikan jika lilin aromaterapi adalah metode penyembuh alami yang dapat berfungsi sebagai anti bakteri, antiradanga, dan bahkan bisa memberikan efek antinyeri. Mekanismenya, aroma yang dihasilkan berasal dari minyak alami yang diekstrak dari berbagai tumbuhan obat, bunga, herbal, akar, buah, dan pepohonan. Sehingga dibuktikan bisa meningkatkan kesehatan secara fisik dan psikis seseorang.

Minyak hasil ekstrak atau bisa disebut minyak esensial dapat dimanfaatkan untuk aromaterapi dalam berbagai cara, salah satunya adalah metode diffuser yang mana mengubah minyak menjadi nuap yang wangi, cara ini lah yang diterapkan pada lilin aromaterapi. Dan manfaat-manfaat dari lilin aromaterapi ini antara lain.

1. Relaksasi

Lilin aromaterapi terbukti dapat menghilangkan stres, jenis minyak esensial atau aromanya dapt dipilih jenis lavender dan komamil. Aroma ini sempurna untuk dinyalakan saat anda pulang ke rumah setelah lelah dan penat bekerja sepanjang hari. Lilin aromaterapi lavender terbukti bisa memberikan efek relaksasi serta mengendalikan sistem saraf simpatis.

2. Melancarkan Pernapasan

Beberapa minyak aromaterapi memiliki antiseptik yang dapat membantu membersihkan udara dari bakteri, kuman, dan jamur. Organisme-organisme tersebut adalah sumber yang bisa mengganggu pernapasan, seperti sumbatan, batuk, atau bersin. Lilin aromaterapi eucalyptus adalah pilihan tepat, selain meningkatkan sistem kekebalan tubuh, juga bisa meringankan masalah pernapasan.

Linnya, Tea tree oil atau minyak pohon teh juga bisa menjadi pilihan karna terbukti memiliki kemampuan antiseptik dan antimikroba.

3. Tidur Nyenyak

Sebelumnya dikatakan jika lilin aromaterapi dapat menghilangkan stres,oleh karna itu lilin aromaterapi juga turut membantu seseorang untuk tidur lebih nyenyak. Jika Anda menderita insomnia, anda dapat memilih lilin aromaterapi sage. Lilin sage akan membantu Anda menjadi rileks sehingga bisa mendapatkan tidur malam yang baik.

4. Melancarkan Pencernaan

Lilin aromaterapi seperti aroma jahe, kunyit, anggur, daun mint, lemon, dan kamomil, Dipercaya dapat membantu mengatasi penyakit asam lambung, mual, bahkan kram perut saat PMS.

Khusunya aroma kunyit dan jahe banyak digunakan di negara-negara Asia sebagai pengobatan tradisional dan bahan makanan, karena sifatnya yang melindungi lambung.

Kedua aroma ini memiliki kandungan yang tinggi akan antioksidan, yang dipercaya dapat mengurangi nekrosis, erosi, dan pendarahan pada dinding lambung yang secara signifikan dan juga menurunkan nyeri pada perut.

5. Mengobati Nyeri dan Radang

Lilin aromaterapi juga terbukti bisa meredakan rasa nyeri pada otot yang tegang, nyeri sendi, jaringan yang mengalami peradangan, atau sakit kepala. Aroma yang digunakan adalah jahe, kunyit, dan jeruk untuk meredakan nyeri sendi. Lalu untuk sakit kepala Anda bisa menggunakan aroma daun mint, spearmint, dan rosemary.


Namun perlu diingat tidak semua lilin aromaterapi memiliki manfaat bagi kesehatan, banyak lilin arpmaterapi yang hanya mengeluarkan aroma wangi namun tidak memiliki manfaat atau efek kepada kesehatan. Lilin aromaterapi yang baik haruslah terbuat dari bahan alami, yaitu wax minyak kelapa atau palm alami.